“Di Amerika, [disebutkan bahwa] 60% orang yang disurvei mendukung Hamas daripada mendukung Israel. Ini menunjukkan bahwa dunia mulai menyadari kebenaran tentang Palestina,” ungkap Suhartono, sambil menekankan bahwa perjuangan rakyat Palestina adalah tentang hak untuk hidup di tanah air mereka, bukan sekadar isu politik.
KNRP Kirim Bantuan Praktis untuk Kebutuhan Mendesak
Di tengah krisis kemanusiaan yang akut, Komite Nasional untuk Rakyat Palestina (KNRP) sebagai lembaga kemanusiaan dari Indonesia terus bergerak. Baru-baru ini, KNRP menyalurkan 4.200 paket sembako kepada warga yang bertahan di utara Jalur Gaza, khususnya di kamp-kamp pengungsian yang kondisinya sangat memprihatinkan.
Sebelumnya, KNRP juga aktif membuka dapur umum di Khan Yunis, Gaza Selatan, yang melayani lebih dari 2.000 penerima manfaat di kamp pengungsian al Mawasi.
“Kami fokus pada apa yang benar-benar dibutuhkan oleh rakyat Gaza, bukan hanya memberikan bantuan yang dilihat ‘seksi’ atau menarik perhatian media. Apa yang dibutuhkan di Gaza saat ini adalah bantuan yang lebih praktis, seperti susu dan bahan pangan yang bisa mengurangi penderitaan warga yang terjebak dalam blokade dan serangan militer Israel,” tutup Suhartono.

