LBH GP Ansor Dumai Kecam Arogansi Keamanan DIC terhadap Pedagang Kecil: Masjid Bukan Tempat Menakutkan!

Desak Pemko Beri Arahan dan Pelatihan Pengelolaan Masjid

LBH GP Ansor juga mendesak Pemerintah Kota (Pemko) Dumai untuk turun tangan dan memberikan pembinaan kepada pengurus Masjid DIC.

Menurut Roni, perlu ada pendekatan yang lebih humanis dalam menata kawasan masjid agar tertib, tanpa menghilangkan rasa empati terhadap masyarakat kecil yang mencari nafkah.

“Solusinya bukan dengan marah atau mengusir, tapi dengan memberikan pelatihan manajemen masjid yang baik. Jika pengurus dan keamanan memiliki pemahaman humanis, masjid akan menjadi tempat yang lebih nyaman dan bersahabat,” jelas dia.

Roni menambahkan, ketika suasana masjid terasa ramah, umat akan lebih tertarik untuk datang beribadah dan memakmurkan masjid. Dia juga berharap agar para pedagang kecil diberikan alternatif tempat berjualan yang layak tanpa harus mengganggu kesucian area ibadah.

Harapan untuk Dumai yang Lebih Beradab dan Toleran

Melalui pernyataannya, GP Ansor Dumai menyerukan agar semua pihak, termasuk pengurus masjid, aparat, dan masyarakat, bisa bersama-sama menjaga citra Islam sebagai agama yang penuh kasih sayang.

“Mari kita tunjukkan bahwa Dumai adalah kota religius yang damai dan beradab. Tidak ada tempat bagi tindakan arogansi, apalagi di lingkungan rumah ibadah,” pungkas Roni.

BERITA TERKAIT

FOLLOW US

0FansLike
0FollowersFollow
0SubscribersSubscribe
spot_img

BERITA TERKINI