DumaiHeadlines.com – Industri asuransi kendaraan di Indonesia mencatat pemain baru yang melesat cepat. Oona Insurance Indonesia berhasil membukukan pertumbuhan laba 67% pada kuartal III 2025, sekaligus menempatkan diri di jajaran 10 besar perusahaan asuransi kendaraan bermotor di Tanah Air.
Kinerja ini menjadi penanda kuat bahwa transformasi digital di sektor asuransi bukan lagi sekadar wacana.
Sebagai perusahaan dengan pendekatan digital-first, Oona sukses memanfaatkan teknologi untuk mempercepat proses klaim, memperluas jangkauan layanan, dan memperkuat kepercayaan pelanggan.
Kinerja Keuangan Melampaui Rata-rata Sektor
Pertumbuhan Oona tidak hanya terjadi pada sisi laba. Perusahaan juga mencatat kenaikan premi bruto (GWP) sebesar 16% dibanding periode yang sama tahun lalu — dua kali lipat dari rata-rata pertumbuhan industri asuransi kendaraan.
Dengan hasil tersebut, Oona memproyeksikan pertumbuhan dua digit berkelanjutan hingga akhir tahun, didorong oleh performa kuat di lini kendaraan bermotor dan ritel.
Founder dan Group CEO Oona Insurance Group, Abhishek Bhatia, menilai hasil ini sebagai buah dari strategi yang konsisten.
“Pencapaian ini menunjukkan efektivitas strategi kami serta kekuatan investasi teknologi dan keunggulan klaim yang kami bangun. Kami berada di posisi yang solid untuk menangkap peluang pertumbuhan ke depan,” ungkapnya seperti dikutip dari pernyataan tertulisnya, Kamis (30/10/2025).

