Penegakan Hukum dan Rehabilitasi Harus Berimbang
Dalam pidatonya, Presiden Prabowo juga menyoroti pentingnya keseimbangan antara penegakan hukum yang tegas dan program rehabilitasi yang efektif bagi para korban penyalahgunaan narkoba.
“Kita masih ada upaya rehabilitasi dan sebagainya. Tapi ini menjadi PR bagi kita. Rehabilitasi harus lebih teliti dan efektif. Saya berterima kasih kepada semua lembaga yang sudah menjalankan program ini,” ungkapnya.
Dia menegaskan, keberhasilan dalam memberantas narkoba tidak hanya diukur dari jumlah penangkapan, tetapi juga dari kemampuan negara memulihkan generasi muda agar kembali produktif.
Pendidikan dan Pemuda Jadi Garda Depan Pencegahan
Presiden menilai, upaya pencegahan narkoba harus dilakukan sejak usia dini melalui lembaga pendidikan, kegiatan keagamaan, dan organisasi kepemudaan.
“Kita harus lakukan ini bersama-sama melalui sekolah, pendidikan keagamaan, perguruan tinggi, sampai pramuka dan olahraga. Semua penting untuk membentuk generasi muda yang tangguh dan tanggap,” ucap Prabowo.
Dia menekankan bahwa pendidikan karakter dan kegiatan positif bagi remaja merupakan fondasi utama untuk menekan penyalahgunaan narkoba di masa depan.

