Perjudian Strategi dan Peran Zhegrova
Salah satu titik balik permainan Juventus adalah masuknya Edon Zhegrova. Pemain ini sempat diragukan tampil karena kondisi kebugaran yang menurun akibat flu.
“Zhegrova mengalami demam tinggi selama tiga hari. Saya sempat ragu dia bisa bermain 35 menit. Tapi kami harus mengambil risiko itu karena kami kesulitan menciptakan ruang. Dia adalah pemain dengan ‘sumbu yang sudah menyala’, dia tahu cara melewati lawan,” urai sang allenatore.
Selain memuji Zhegrova, Spalletti juga memberikan apresiasi khusus kepada Khephren Thuram dan Fabio Miretti yang memberikan dimensi baru dalam serangan Juventus di babak kedua.
Pekerjaan Rumah di Lini Tengah
Meski menang, Spalletti tidak menutup mata terhadap performa Teun Koopmeiners yang tampil kurang menggigit setelah dikembalikan ke posisi aslinya di lini tengah.
“Koopmeiners tidak menunjukkan kualitas yang biasa dia berikan di peran itu. Mungkin perubahan posisi dan rotasi pemain sayap mempengaruhinya,” kata Spalletti.
Mantan pelatih Timnas Italia ini menekankan bahwa Juventus tidak boleh cepat puas. Menurutnya, tantangan terbesar tim saat ini adalah mentalitas.
“Masalah kami adalah kami tim yang kuat, tapi kami harus membuktikannya setiap kali menginjakkan kaki di lapangan. Di babak pertama, performa kami berada di bawah standar dalam banyak aspek,” ungkap Spalletti.

