DumaiHeadlines.com – Kabar mengejutkan datang dari kancah crossover thrash dunia. Drummer berbakat Jay Weinberg mengumumkan pengunduran dirinya dari unit legendaris Suicidal Tendencies.
Keputusan tersebut diambil Jay setelah hampir dua tahun memperkuat band asal California tersebut.
Melalui unggahan emosional di akun Instagram pribadinya, mantan penggebuk drum Slipknot ini membagikan puluhan momen berkesan selama perjalanannya bersama Mike Muir dkk.
Jay menyebut bahwa tahun 2026 akan menjadi babak baru yang sangat personal bagi hidupnya.
Alasan di Balik Keputusan Mundur
Bukan karena konflik internal, alasan utama Jay Weinberg meninggalkan Suicidal Tendencies adalah faktor keluarga dan pengembangan karier artistik pribadinya.
Jay mengungkapkan bahwa dia dan istrinya, Chloe tengah menantikan kelahiran anak pertama mereka.
“Dengan kehadiran anak pertama kami, saya mendedikasikan waktu untuk proyek-proyek personal seperti Portraits of an Apparition, membangun ruang kreatif di rumah, serta beberapa proyek baru yang masih rahasia,” tulis Jay dalam unggahannya dikutip pada Senin (12/1/2026).
Dia menambahkan bahwa selama lima bulan ke depan, dirinya akan fokus menyelesaikan seluruh target artistiknya sebelum sepenuhnya beralih peran menjadi seorang ayah.
Hubungan Emosional dengan Suicidal Tendencies
Bagi Jay, bergabung dengan Suicidal Tendencies bukan sekadar urusan profesional. Dia mengaku band ini adalah pahlawan masa kecilnya. Jay bergabung pada awal 2024, tak lama setelah dia secara mengejutkan diberhentikan dari Slipknot.
Jay secara khusus berterima kasih kepada Mike Muir (vokal), Dean Pleasants (gitar), Ben Weinman (gitar), dan Tye Trujillo (bass) yang telah menerimanya di saat sulit.
“Kalian merangkul seorang teman saat dia sedang terpuruk. Kalian memberi saya kesempatan untuk benar-benar merasakan pesan dari lagu ‘You Can’t Bring Me Down’ di saat saya sangat membutuhkannya,” ungkap Jay penuh haru.
Jejak Jay Weinberg dan Masa Depan Kariernya
Selama masa baktinya yang singkat namun intens sejak debut di Osaka, Jepang pada Maret 2024, Jay telah membawa energi baru ke dalam Suicidal Tendencies.
Tak hanya itu, dia juga sempat terlibat dalam Infectious Grooves, proyek sampingan yang juga digawangi oleh Mike Muir dan Robert Trujillo (Metallica).
Meski keluar dari band, Jay tidak akan berhenti berkarya. Tahun lalu, dia baru saja merilis lagu solo perdananya bertajuk “Sandstone” yang berkolaborasi dengan George Clarke dari Deafheaven.
Lagu tersebut disebut sebagai pembuka dari rangkaian kolaborasi masa depan Jay dengan berbagai vokalis ternama yang telah ia siapkan selama beberapa tahun terakhir.
Kini, para penggemar menanti kejutan apa yang akan diberikan Jay setelah dia resmi menyandang status sebagai ayah. Satu yang pasti, semangat “ST For Life” akan tetap melekat pada jati diri drummer 35 tahun tersebut.

