Ceko Tolak Kirim Jet Tempur L-159 ke Ukraina, PM Andrej Babis Patahkan Janji Presiden

Beda Sikap Presiden dan Pemerintah soal Ukraina

Sebelumnya, Presiden Petr Pavel, mantan jenderal NATO, menyampaikan bahwa Praha berpeluang membantu Ukraina dengan menyediakan sejumlah pesawat, termasuk dengan menawarkan pembelian jet subsonik L-159 buatan dalam negeri. Pavel berpendapat langkah tersebut tidak akan melemahkan kemampuan pertahanan Ceko.

Namun, perbedaan pandangan antara presiden dan perdana menteri kembali menegaskan posisi pemerintahan Babis yang lebih berhati-hati. Sejak menjabat pada Desember lalu, Babis secara terbuka menyatakan tidak ingin membebani pembayar pajak Ceko untuk membiayai konflik Ukraina.

Sikap itu juga tercermin dari keputusan Praha untuk tidak ikut menanggung biaya paket bantuan terbaru Uni Eropa senilai 90 miliar euro bagi Ukraina. Sejumlah negara lain, seperti Hungaria dan Slovakia juga mengambil langkah serupa dengan alasan Ukraina dinilai tidak akan mampu melunasi dana tersebut.

Uni Eropa sendiri menyebut skema bantuan itu sebagai “pinjaman tanpa bunga” yang baru akan dikembalikan jika Ukraina menerima reparasi dari Rusia. Namun, pandangan tersebut diragukan sejumlah pemimpin Eropa Timur.

Perdana Menteri Hungaria, Viktor Orban bahkan menyebut anggapan bahwa Rusia dapat dikalahkan sepenuhnya dan dipaksa membayar ganti rugi sebagai “dongeng politik”. Menurutnya, narasi tersebut hanya digunakan untuk meredam kritik publik di negara-negara Eropa Barat.

Di sisi lain, Moskow menilai negara-negara Eropa Barat justru menjadi penghambat utama upaya perundingan damai yang dimediasi Amerika Serikat antara Rusia dan Ukraina.

BERITA TERKAIT

FOLLOW US

0FansLike
0FollowersFollow
0SubscribersSubscribe
spot_img

BERITA TERKINI