Mengawal ‘Astacita’ di Tingkat Lokal
Paisal menjelaskan, arah pembangunan Dumai ke depan akan mengacu pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029.
Di dalamnya termaktub Astacita dan 17 program prioritas yang menjadi fondasi menuju Indonesia Emas 2045.
Tak hanya soal infrastruktur, penguatan ekonomi kerakyatan melalui koperasi dan investasi yang transparan juga menjadi bidikan utama.
“Insya Allah, segera kami lakukan koordinasi internal. Kita ingin pemberdayaan koperasi dan iklim investasi di Dumai berjalan efektif dan bersih. Sinergi pusat-daerah adalah kunci,” kata dia.
Pengawasan Ketat demi Transparansi
Kehadiran jajaran Forkopimda Dumai secara lengkap—mulai dari Ketua DPRD, Dandim, Kapolres, hingga Kajari—menunjukkan soliditas dalam mengawal uang negara.
Rakornas menekankan pengawasan ketat dari aparat penegak hukum (TNI, Polri, Kejaksaan, dan KPK) agar setiap program tepat sasaran dan bebas penyimpangan.
Sesuai arahan Presiden Prabowo, sinergi ini diharapkan mampu mengakselerasi quick wins pemerintah, mulai dari ekonomi desa hingga kesejahteraan nelayan di pesisir Dumai.

