Persebaya Selamat dari Kekalahan berkat Aksi Ciamik Toni Firmansyah di Posisi Baru

DumaiHeadlines.com – Drama tersaji di lapangan saat Persebaya Surabaya nyaris menelan pil pahit di kandang sendiri dalam lanjutan Super League 2025/2026, Selasa (2/3/2026) malam.

Beruntung, keputusan jitu tim pelatih memasukkan Toni Firmansyah menjadi kartu as yang menyelamatkan wajah Bajol Ijo hingga laga berakhir imbang 2-2.

Persebaya sempat berada di ujung tanduk saat tertinggal 1-2. Situasi makin sulit ketika salah satu pemain pilar, Sadida harus menyudahi laga lebih awal karena cedera di menit ke-54. Di tengah tekanan tersebut, pelatih Bernardo Tavares memasukkan tenaga baru, Toni Firmansyah.

Perubahan Posisi yang Tak Terduga

Meski posisi alaminya adalah seorang gelandang, dalam laga ini Toni justru diplot untuk menyisir sisi sayap kanan. Perjudian taktik ini ternyata membuahkan hasil luar biasa. Kecepatan dan agresivitas Toni membuat lini belakang lawan kewalahan.

Puncaknya terjadi pada menit ke-85. Sebuah umpan silang akurat yang dilepaskan Toni berhasil diselesaikan dengan manis oleh Francisco Rivera menjadi gol penyeimbang.

“Saya selalu siap ditempatkan di posisi mana pun, baik tengah maupun sayap. Memang aslinya saya gelandang, tapi saya harus siap mengikuti skema pelatih,” ujar Toni seperti mengutip persebaya.id, Selasa (3/3/2026).

Penjelasan Sang Pelatih

Bernardo Tavares menegaskan bahwa keputusannya memainkan Toni sebagai penyerang sayap sudah melalui pertimbangan matang sejak sesi latihan.

“Toni adalah pemain yang agresif dan punya teknik bagus. Kami sudah mendiskusikan kemungkinan ini saat latihan resmi, dan hasilnya bagus; dia bermain dan mencetak satu assist penting,” kata Tavares.

Menurut pelatih asal Portugal itu, kunci keberhasilan timnya kali ini bukan hanya soal individu, melainkan tentang Intensitas permainan yang tetap terjaga meski dalam tekanan. Fokus pemain yang tidak kendur hingga menit akhir, dan kolektivitas tim dalam menjalankan skema baru di lapangan.

Mentalitas Pantang Menyerah

Hasil imbang ini menjadi bukti mentalitas baja skuat Persebaya. Meski gagal meraih poin penuh, transformasi peran yang dijalankan Toni Firmansyah memberikan angin segar bagi opsi taktik Persebaya di laga-laga mendatang.

Bagi pendukung setia, aksi Toni di sektor sayap ini menjadi catatan menarik bahwa kedalaman skuat Persebaya memiliki fleksibilitas yang patut diwaspadai oleh lawan-lawan mereka di kompetisi ini.

BERITA TERKAIT

FOLLOW US

0FansLike
0FollowersFollow
0SubscribersSubscribe
spot_img

BERITA TERKINI