DumaiHeadlines.com – Drama tujuh gol di semifinal Copa del Rey berakhir pahit bagi Barcelona. Meski menang di leg kedua, Rabu (4/3/2026) dini hari WIB, Blaugrana harus merelakan tiket final kepada Atletico Madrid setelah kalah agregat tipis 4-3.
Manajer Hansi Flick pun mengaku merasakan campur aduk antara rasa bangga dan kecewa.
Dalam laga yang berlangsung penuh tensi di Camp Nou tersebut, Barcelona menunjukkan mental baja. Defisit 4 gol, mereka mengamuk dengan mencetak tiga gol dalam waktu 20 menit terakhir. Namun, tembok kukuh Los Colchoneros gagal ditembus untuk gol penentu kemenangan.
Pujian untuk Pau Cubarsi
Hansi Flick menyoroti kebangkitan mentalitas timnya setelah sempat terpuruk di beberapa laga sebelumnya. Salah satu sosok yang mendapat pujian khusus adalah bek muda, Pau Cubarsi.
“Kami menciptakan begitu banyak peluang. Tim telah bangkit kembali. Semua pemain tampil fantastis, terutama Bernal dan Cubarsi. Cubarsi menunjukkan kelasnya sebagai salah satu bek tengah terbaik dunia saat ini,” ujar Flick menukil Football Espana.

