DumaiHeadlines.com – Federasi Sepakbola Malaysia (FAM) secara resmi mengumumkan hasil keputusan dari Mahkamah Arbitrase Olahraga Internasional atau Court of Arbitration for Sport (CAS) terkait banding kasus tujuh pemain nasionalnya.
Keputusan tersebut menjadi kabar pahit bagi publik sepakbola Malaysia di awal tahun 2026 ini.
Dalam rilis resminya melalui akun Instagram @famalaysia, FAM mengonfirmasi bahwa permohonan banding yang mereka ajukan telah ditolak oleh CAS.
Sementara itu, untuk banding para pemain hanya diterima sebagian kecil saja. Dampaknya, hukuman tetap berlaku dan ketujuh pemain tersebut dilarang merumput selama delapan bulan ke depan.
FAM Sebut Hukuman Tidak Proporsional
Meski menyatakan menghormati otoritas CAS, FAM menilai sanksi yang dijatuhkan terasa sangat berat dan tidak seimbang jika dibandingkan dengan kasus-kasus serupa yang pernah diputuskan sebelumnya di tingkat internasional.
“Keputusan ini tentu sangat mengecewakan, terutama bagi para pemain. Mereka sama sekali tidak terlibat dalam proses administratif dan tidak mengetahui urusan teknis di tingkat manajemen,” tulis pernyataan resmi FAM, Jumat (6/3/2026).
Pihak federasi juga menegaskan bahwa para pemain yang terlibat adalah warga negara Malaysia yang sah sesuai aturan perundang-undangan, sehingga hukuman ini dianggap sangat memukul karier profesional mereka.

