DumaiHeadlines.com – Manchester City harus menerima kenyataan pahit tersingkir dari persaingan Liga Champions musim ini. Bermain di markas sendiri, Etihad Stadium, skuat asuhan Pep Guardiola dipaksa menyerah dengan skor 1-2 oleh Real Madrid, Rabu (18/3/2026) dini hari WIB
Dengan kekahalan dalam laga leg kedua babak 16 besar tersebut, The Citizens pun takluk dengan agregat 1-5 dari Madrid dan gagal melanjutkan kiprahnya ke babak perempat final.
Upaya The Citizens untuk mengejar ketertinggalan tiga gol dari leg pertama di Spanyol langsung menemui jalan buntu sejak babak pertama. Petaka dimulai saat gelandang andalan mereka, Bernardo Silva menerima kartu merah langsung akibat pelanggaran handball di kotak terlarang.
Kesempatan emas dari titik putih itu tidak disia-siakan oleh Vinicius Jr yang dengan tenang menaklukkan kiper Gianluigi Donnarumma. Meski bermain dengan 10 orang, City sempat memberikan perlawanan sengit dan berhasil menyamakan kedudukan melalui Erling Haaland sebelum turun minum.
Sepanjang pertandingan, kiper Real Madrid, Thibaut Courtois tampil bak pahlawan. Dia melakukan serangkaian penyelamatan gemilang yang menggagalkan peluang emas City sejak menit-menit awal.
Memasuki babak kedua, Manchester City tetap tampil ofensif meski kalah jumlah pemain. Namun, upaya mereka menemui tembok tebal. Dua gol dari Jeremy Doku dan Rayan Ait-Nouri bahkan harus dianulir wasit karena posisi offside.
Sebaliknya, Real Madrid yang lebih tenang berhasil menambah keunggulan di masa injury time. Vinicius Jr kembali mencetak gol keduanya sekaligus memastikan kemenangan tim tamu.
Ajang Balas Dendam Vinicius
Malam tersebut terasa sangat emosional bagi Vinicius Jr. Usai mencetak gol penentu, pemain asal Brasil ini melakukan selebrasi gestur menangis ke arah tribun penonton tuan rumah.
Aksi tersebut merupakan respons atas ejekan fans City musim lalu terkait kegagalannya meraih Ballon d’Or 2024 yang jatuh ke tangan Rodri.
“Terakhir kali saya ke sini, mereka mengejek saya menangis karena Ballon d’Or. Ini adalah jawaban saya untuk membuktikan diri kepada mereka,” ujar Vinicius usai laga.
Tanggapan Pep Guardiola dan Alvaro Arbeloa
Manajer Manchester City, Pep Guardiola menolak untuk menyalahkan Bernardo Silva atas kartu merah tersebut. Dia lebih menyoroti perkembangan timnya yang kini banyak dihuni pemain muda debutan Liga Champions seperti Abdukodir Khusanov dan Rayan Cherki.
“Kami bukan tim yang sudah lengkap sepenuhnya, itu kenyataannya. Kami punya pemain-pemain yang butuh waktu untuk berkembang. Namun, masa depan tim ini akan tetap cerah,” tutur Guardiola dikutip dari Sky Sports.
Di sisi lain, pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa memberikan pujian luar biasa kepada anak asuhnya, terutama Thibaut Courtois. Menurutnya, Courtois adalah kiper terbaik dalam sejarah sepakbola setelah berkali-kali menyelamatkan gawang Madrid dari gempuran City.
“Menang di kandang City adalah pencapaian besar. Setelah penalti, segalanya menjadi lebih mudah bagi kami. Sekarang fokus kami adalah menghadapi tantangan berat berikutnya melawan Bayern Munich,” pungkas Arbeloa.

