DumaiHeadlines.com – Perjalanan panjang band rock klasik Orleans akhirnya mendekati garis akhir. Setelah lebih dari lima dekade menghibur penggemar, grup musik asal Amerika Serikat ini memastikan akan berhenti tampil secara langsung dalam waktu dekat.
Pengumuman tersebut disampaikan oleh bassist sekaligus vokalis Lance Hoppen pada awal pekan ini. Dia menegaskan bahwa tahun 2026 menjadi momen terakhir bagi Orleans menjalani tur sebagai band live.
Dalam pernyataannya, Hoppen menyebut perjalanan 54 tahun di panggung adalah pencapaian luar biasa. Dia juga sempat menyinggung kebiasaan bertanya kepada penonton baru di setiap konser, sebuah pengingat bahwa waktu untuk menyaksikan Orleans secara langsung kini semakin terbatas.
Keputusan untuk pensiun dari panggung, menurut Hoppen, bukan hal yang diambil secara mendadak.
“Berbagai faktor menjadi pertimbangan, mulai dari tantangan perjalanan akibat cuaca ekstrem, kendala transportasi udara, hingga biaya tur yang terus meningkat,” ungkapnya, seperti dikutip dari syracuse.com.
Selain itu, faktor usia juga menjadi alasan kuat bagi musisi berusia 72 tahun tersebut untuk mulai mengakhiri aktivitas tur.
Meski demikian, dia mengakui keputusan ini tidak mudah. Ada perasaan kehilangan terhadap momen tampil di atas panggung, bertemu penggemar, dan memainkan musik bersama rekan band. Namun di sisi lain, dia merasa sudah waktunya membuka lembaran baru dalam hidupnya.
Saat ini, Orleans masih memiliki lebih dari 40 jadwal konser yang akan digelar sepanjang tahun. Bahkan, penampilan terakhir mereka direncanakan berlangsung dalam acara pelayaran musik Rock ‘n’ Romance Cruise pada Maret 2027, yang akan menjadi penutup perjalanan panjang band tersebut.
Dalam kesempatan yang sama, Hoppen juga menyampaikan apresiasi kepada para musisi yang pernah menjadi bagian dari Orleans. Dia secara khusus mengenang kontribusi John Hall, Wells Kelly, serta sang kakak Larry Hoppen yang telah membantunya berkembang sejak usia muda.
Orleans sendiri terbentuk pada 1972 di wilayah Woodstock, New York dengan akar musik yang terinspirasi dari gaya New Orleans. Nama band ini kemudian identik dengan perpaduan pop-rock dan soft rock yang khas di era 1970-an.
Sejumlah lagu mereka seperti Still the One, Dance with Me, dan Love Takes Time menjadi hits dan terus dikenang hingga kini. Meski sempat mengalami perubahan personel, Orleans tetap aktif merilis karya, termasuk album Natal terbaru mereka, New Star Shining, yang dirilis pada 2021.
Dengan berakhirnya tur dalam beberapa tahun ke depan, Orleans akan menutup satu bab penting dalam sejarah musik rock klasik, meninggalkan warisan panjang yang telah menginspirasi generasi pendengar selama lebih dari setengah abad.

