Kedewasaan Taktik Jadi Masalah, Juventus Ditahan Imbang Sassuolo di Allianz Stadium

DumaiHeadlines.com – Juventus gagal mengamankan poin penuh dalam upaya merangsek ke zona Liga Champions setelah ditahan imbang 1-1 oleh Sassuolo yang sedang pincang pada Minggu (22/3/2026) dini hari WIB.

Pelatih Luciano Spalletti menyoroti kurangnya “kedewasaan” anak asuhnya dalam mengambil keputusan krusial di atas lapangan.

Dominasi Tanpa Efisiensi

Meski mendominasi jalannya laga sejak menit awal, Bianconeri tampak kesulitan mengonversi peluang menjadi gol. Keunggulan Juventus sempat tercipta melalui aksi Kenan Yildiz.

Namun, kelalaian di lini pertahanan membuat Andrea Pinamonti berhasil menyamakan kedudukan bagi tim tamu.

Peluang emas untuk mengunci kemenangan sebenarnya datang di menit-menit akhir melalui titik putih. Namun, Manuel Locatelli gagal menaklukkan kiper Arijanet Muric.

Ini merupakan kegagalan penalti ketiga beruntun bagi Juventus di Serie A musim ini, menyusul kegagalan serupa oleh Yildiz dan Jonathan David sebelumnya.

Kritik Tajam Spalletti: “Kurang Dewasa”

Kepada Sky Sport Italia, Spalletti tidak dapat menyembunyikan kekecewaannya. Dia menilai para pemainnya terlalu sering membuat pilihan yang salah di area sepertiga akhir lawan.

“Kami menciptakan begitu banyak peluang, setidaknya ada 10 situasi yang identik dengan gol yang diciptakan Sassuolo. Namun, kami tidak cukup reaktif dan tidak membuat pilihan yang paling cerdas,” tegas Spalletti.

Spalletti secara khusus menyoroti kegagalan tim dalam memanfaatkan lebar lapangan. Dia menginstruksikan pemain untuk mencari Yildiz dan Francisco Conceicao demi menciptakan situasi satu lawan satu, mengingat Sassuolo bermain sangat dalam.

“Jika Anda terus memaksakan bermain melalui tengah dan kehilangan bola, Anda akan kesulitan merebutnya kembali. Kami membuat keputusan yang harus dibayar mahal karena kurangnya maturitas (kedewasaan) dalam bermain,” tuturnya.

Kembalinya Dua Mesin Gol

Di tengah hasil yang mengecewakan, ada kabar positif bagi Juventus. Laga ini menjadi panggung kembalinya dua penyerang utama mereka yang lama absen.

Dusan Vlahovic mencatatkan penampilan pertamanya sejak November 2025, sementara Arek Milik akhirnya merumput kembali setelah menepi sejak Mei 2024.

Tambahan satu poin ini membuat posisi Juventus tertahan di peringkat kelima klasemen sementara Serie A. Posisi mereka kini terancam disalip oleh AS Roma dan semakin tertinggal dari Como yang terus tampil impresif.

BERITA TERKAIT

FOLLOW US

0FansLike
0FollowersFollow
0SubscribersSubscribe
spot_img

BERITA TERKINI