DumaiHeadlines.com – Kegagalan beruntun Timnas Italia menembus putaran final Piala Dunia memicu gelombang desakan besar untuk merombak total struktur organisasi Federasi Sepakbola Italia (FIGC).
Nama-nama legendaris seperti Roberto Baggio dan Paolo Maldini kini dijagokan sebagai aktor utama untuk memimpin revolusi sepak bola di Negeri Pizza tersebut.
Melansir analisis dari La Gazzetta dello Sport, FIGC dinilai tidak bisa lagi menutup mata terhadap kegagalan sistem yang ada. Melibatkan para mantan pemain yang memiliki pemahaman mendalam tentang sepa bola dianggap sebagai satu-satunya cara untuk keluar dari “titik nol”.
Mengakhiri Era Formalitas
Selama ini, kehadiran para legenda dalam federasi seringkali hanya dianggap sebagai simbol atau pemanis belaka. Namun, krisis saat ini menuntut perubahan peran yang lebih substantif.
Paolo Maldini, Alessandro Del Piero, hingga Demetrio Albertini disebut-sebut sebagai sosok yang layak mengisi posisi strategis, bukan hanya sebagai duta, melainkan penentu kebijakan teknis.
Paolo Maldini secara khusus dipandang memiliki kapabilitas besar untuk menjabat sebagai direktur teknis. Pengalamannya dalam membangun kembali kejayaan klub di level manajemen menjadi bukti bahwa visi legenda sangat dibutuhkan untuk membangkitkan kembali martabat sepakbola Italia.

