Dobrakan ID Food di Pasar Global, Gandeng Mitra Lokal Pasok Bunga Pala ke India

Target Pasar Rempah yang Lebih Luas

Tak berhenti pada bunga pala, ID Food kini tengah membidik peluang ekspor komoditas lain yang diminati pasar India, seperti kunyit, temulawak, dan buah pinang.

Yosdian menegaskan bahwa penguatan sourcing bahan baku terus dilakukan untuk memastikan keberlanjutan pasokan.

“Kolaborasi dengan mitra lokal menjadi kunci. Kami ingin memastikan kualitas rempah yang kita kirim memiliki standar global agar kepercayaan pasar internasional terhadap produk Indonesia semakin kuat,” kata Yosdian.

Dominasi Global Rempah Indonesia

Berdasarkan data Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Indonesia saat ini menguasai sekitar 70 hingga 75 persen produksi pala dunia.

Nilai ekspor komoditas ini telah menyentuh angka 185,32 juta dolar AS, sebuah angka yang menunjukkan betapa besarnya ketergantungan industri farmasi, makanan, dan kosmetik dunia pada hasil bumi Nusantara.

Masuknya ID Food ke dalam rantai pasok ekspor rempah diharapkan mampu menjadi enabler bagi kesejahteraan petani lokal. Dengan memangkas rantai distribusi dan membuka akses pasar langsung ke luar negeri, nilai tambah komoditas diharapkan dapat dirasakan langsung oleh para produsen di tingkat hulu.

Langkah ekspor ini sekaligus mempertegas peran ID Food dalam memperkuat ekosistem bisnis berbasis kemitraan yang berkelanjutan di tengah dinamika ekonomi global.

BERITA TERKAIT

FOLLOW US

0FansLike
0FollowersFollow
0SubscribersSubscribe
spot_img

BERITA TERKINI