DumaiHeadlines.com – Gelandang sekaligus kapten Aston Villa, John McGinn memiliki impian besar yang kini tinggal selangkah lagi menjadi nyata.
Dia ingin membawa timnya mengakhiri penantian gelar juara selama 30 tahun dengan memenangkan trofi Liga Europa musim ini.
Kepastian Aston Villa melaju ke partai puncak didapat setelah melibas Nottingham Forest dengan skor telak 4-0 di Villa Park, Jumat (8/5/2026) dini hari WIB.
Hasil tersebut membuat mereka unggul agregat 4-1 dan akan menantang wakil Jerman, Freiburg, di Istanbul pada 20 Mei mendatang.
Akhiri Penantian Tiga Dekade
Kesuksesan ini terasa sangat spesial bagi klub asal Birmingham tersebut. Terakhir kali Aston Villa mencicipi gelar juara mayor adalah saat memenangkan Piala Liga pada 1996 silam.
McGinn pun menyerukan agar rekan-rekan setimnya memanfaatkan momentum ini untuk menjadi legenda baru.
“Ini adalah klub yang penuh sejarah, namun sudah sangat lama kami tidak merasakan kesuksesan. Kami ingin menjadi kelompok pemain yang berhasil mewujudkannya,” ujar McGinn seperti dilansir dari Sky Sports lewat wawancara TNT Sports.
Bagi McGinn, tampil di Istanbul bukan sekadar melakoni pertandingan final biasa. Ini adalah soal pembuktian karakter tim yang sempat terpuruk akibat rentetan kekalahan di kompetisi domestik sebelum laga semifinal ini dimulai.
Mentalitas Juara di Bawah Arahan Emery
Tekanan besar sempat menyelimuti skuad asuhan Unai Emery sebelum laga penentuan kontra Forest. Namun, semangat juang para pemain, termasuk dua gol sumbangan McGinn serta gol dari Ollie Watkins dan Emi Buendia, membuktikan bahwa Villa siap kembali ke kasta tertinggi Eropa.
Ollie Watkins, striker andalan Villa, menyebut keberhasilan ini tak lepas dari tangan dingin sang manajer.
“Rekam jejak Unai Emery sudah berbicara banyak. Kami berada di posisi yang luar biasa sekarang, dan tugas kami adalah pergi ke sana (Istanbul) untuk menang,” tegas Watkins.
Kini, seluruh mata tertuju pada laga 20 Mei mendatang. Jika mampu menumbangkan Freiburg, McGinn dan kawan-kawan akan sah menyandang status sebagai legenda hidup yang membawa Aston Villa kembali berjaya setelah tiga dekade tanpa trofi.

