DUMAIHEADLINES.COM – Australia membuka kiprahnya di Piala Dunia 2026 dengan cara yang tidak banyak diprediksi.
Menghadapi Turki yang kembali tampil di turnamen terbesar sepakbola dunia setelah absen panjang, Socceroos justru tampil penuh disiplin dan mencatat kemenangan 2-0 di BC Place, Vancouver, Minggu (14/6/2026).
Hasil tersebut menjadi bukti bahwa Australia tidak datang hanya sebagai pelengkap dalam persaingan Grup D. Tim asuhan Tony Popovic menunjukkan karakter khas mereka: bertahan rapat, bekerja keras, dan memanfaatkan setiap peluang dengan sangat efektif.
Turki sebenarnya tampil lebih dominan sepanjang pertandingan. Mereka menguasai bola lebih banyak dan terus mencoba membongkar pertahanan Australia. Namun, tekanan tersebut tidak cukup untuk meruntuhkan organisasi permainan Socceroos yang tampil sangat disiplin.
Efektivitas Jadi Senjata Utama Australia
Dalam pertandingan tersebut, Australia tidak bermain dengan pendekatan menguasai bola. Mereka memilih menunggu momen yang tepat untuk menyerang balik.
Strategi itu terbukti berjalan sempurna. Nestory Irankunda menjadi pemain yang membuka keunggulan Australia pada menit ke-27 melalui sebuah serangan cepat yang memperlihatkan kualitas individunya.
Pemain muda tersebut menunjukkan ketenangan luar biasa di depan gawang. Gol itu sekaligus memperkuat status Irankunda sebagai salah satu pemain yang paling banyak diperbincangkan dalam skuad Socceroos generasi baru.
Australia kemudian mengunci kemenangan lewat gol Connor Metcalfe pada babak kedua. Gol tersebut membuat Turki semakin kesulitan mengejar meski terus meningkatkan tekanan.

