Neymar Menangis usai Kembali Bela Brasil di Piala Dunia, Sebut Momen Ini Salah Satu yang Paling Spesial

Brasil Menang Meyakinkan atas Skotlandia

Di atas lapangan, Brasil tampil dominan sepanjang pertandingan. Vinicius Junior kembali menjadi pembeda dengan mencetak dua gol pada babak pertama.

Gol pembuka lahir pada menit ketujuh setelah kesalahan lini belakang Skotlandia berhasil dimanfaatkan Vinicius. Menjelang turun minum, pemain Real Madrid tersebut kembali mencatatkan namanya di papan skor melalui sundulan kepala yang membuat Brasil unggul 2-0.

Pada babak kedua, Matheus Cunha memperbesar keunggulan menjadi 3-0 setelah menerima umpan matang dari Bruno Guimaraes.

Skotlandia sempat memperoleh beberapa peluang untuk mencetak gol hiburan. Namun, kiper Alisson Becker tampil solid dan berhasil menjaga gawang Brasil tetap steril.

Fokus Hadapi Fase Gugur

Kapten Brasil, Marquinhos, mengingatkan rekan-rekannya bahwa pekerjaan sesungguhnya baru akan dimulai di fase gugur.

“Kami sudah mencapai target pertama, tetapi kami harus terus melangkah. Sekarang kompetisi yang sebenarnya dimulai. Tidak ada artinya menjadi juara grup jika kami tidak siap menghadapi pertandingan berikutnya,” ujarnya kepada beIN Sports.

Kemenangan atas Skotlandia membuat Brasil menutup fase grup dengan catatan impresif. Selain memuncaki Grup C, Selecao juga mencatat dua kemenangan beruntun tanpa kebobolan.

Sementara itu, Vinicius Junior menorehkan pencapaian bersejarah. Ia menjadi pemain kelima Brasil yang mampu mencetak gol dalam seluruh pertandingan fase grup Piala Dunia, mengikuti jejak Jairzinho pada 1970, Romario pada 1994, serta Ronaldo dan Rivaldo pada 2002.

Menariknya, pada empat kesempatan sebelumnya, Brasil selalu berhasil mengangkat trofi juara dunia di akhir turnamen.

BERITA TERKAIT

FOLLOW US

0FansLike
0FollowersFollow
0SubscribersSubscribe
spot_img

BERITA TERKINI