Gol Tunggal Baena dan Blunder Fatal Muslera
Gol pembeda dalam laga sengit yang berlangsung pada Jumat waktu setempat atau Sabtu WIB itu dilesakkan oleh Alex Baena pada menit ke-42.
Proses gol bermula dari kesalahan fatal kiper veteran Uruguay, Fernando Muslera, yang gagal mengantisipasi sepakan Baena dari dalam kotak penalti dengan sempurna.
Bagi penjaga gawang berusia 40 tahun itu, ini menjadi blunder ketiganya di turnamen ini, yang memaksa pelatih Marcelo Bielsa langsung menggantinya saat jeda pertandingan.
Baena sendiri mengaku sangat emosional dengan gol penentu tersebut.
“Jujur, kami tahu ini laga berat. Kami memperebutkan posisi pertama, sementara mereka bertaruh nyawa. Mungkin performa kami berbeda dari sebelumnya, tapi kemenangan ini mutlak diperlukan. Ini salah satu gol paling penting dalam karier saya,” ungkap Baena kepada FIFA.com.
Protes dan Tangis Skuat Uruguay yang Tersingkir
Jalannya laga sebenarnya berjalan sangat ketat dengan minim peluang emas dan diwarnai tensi tinggi. Uruguay yang bertengger di peringkat 19 FIFA—menjadi tim peringkat tertinggi yang gugur paling awal sejauh ini—sempat memprotes wasit karena menganggap Federico Vinas dilanggar di kotak penalti jelang bubaran.
Emosi memuncak di masa injury time ketika pemain Uruguay, Agustin Canobbio, diganjar kartu merah langsung akibat tekel keras kepada bek Spanyol, Pau Cubarsi.
Ketegangan bahkan berlanjut hingga peluit panjang ditiup karena Canobbio sempat kembali ke lapangan untuk mendatangi wasit.
Hasil minus ini membuat juara dunia dua kali (1930, 1950) itu finis di posisi ketiga dengan dua poin tanpa satu pun kemenangan.
Poin tersebut tidak cukup untuk membawa mereka masuk dalam barisan tim peringkat ketiga terbaik yang berhak lolos.
Air mata beberapa pemain Uruguay pun tumpah di lapangan, diiringi sorakan kecewa dari suporter mereka di tribun.
Kegagalan tragis ini sekaligus memperkuat rumor ketidakharmonisan antara skuat pemain dan sang pelatih, Marcelo Bielsa.
Nestapa Uruguay makin lengkap setelah gelandang Manuel Ugarte ditandu keluar akibat cedera lutut sebelum turun minum.

