Dalam pertandingan tersebut, Gyokeres juga berduel dengan rekan setimnya di Arsenal, William Saliba, yang tampil solid mengawal pertahanan Prancis.
“Senang bisa menghadapi pemain seperti dia. Saliba adalah bek berkualitas dan saya memang senang menguji kemampuan melawan pemain terbaik,” ujarnya.
Yakin Swedia Akan Lebih Kompetitif
Gyokeres meyakini kegagalan di turnamen kali ini akan menjadi pelajaran penting bagi skuad muda Swedia. Menurutnya, sebagian besar pemain belum memiliki pengalaman tampil di kompetisi internasional sebesar Piala Dunia.
Dia optimistis, dengan semakin banyak pengalaman yang didapat, Swedia akan mampu bersaing dengan tim-tim papan atas dunia.
“Kami adalah tim baru. Banyak pemain yang belum pernah tampil di turnamen besar seperti ini, berbeda dengan Prancis yang sudah memiliki pengalaman panjang.”
“Namun kami mempunyai banyak pemain bertalenta. Saya percaya seiring waktu kami akan berkembang menjadi tim yang sangat kuat,” tutur Gyokeres kepada FIFA.

