Meski gagal melangkah lebih jauh, Alaba meminta rekan-rekannya tetap bangga dengan perjalanan Austria di turnamen empat tahunan tersebut.
“Ada rasa hampa dan sedih di dalam tim. Kami tentu sangat kecewa. Tetapi kami juga harus bangga terhadap apa yang sudah kami lakukan. Kami adalah tim yang punya mimpi besar, dan ketika mimpi itu tidak tercapai, tentu rasanya sangat menyakitkan,” katanya.
Oyarzabal Jadi Pembeda
Spanyol tampil menekan sejak peluit awal dibunyikan. Lamine Yamal langsung menguji ketangguhan kiper Alexander Schlager pada menit pertama, sementara Marc Cucurella sempat mencetak gol yang kemudian dianulir wasit karena pelanggaran terhadap penjaga gawang Austria.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-36. Umpan tarik Cucurella dari sisi kiri berhasil diselesaikan Mikel Oyarzabal dengan sepakan pertama yang mengarah ke sudut gawang.
Menjelang turun minum, Spanyol hampir menambah keunggulan. Tendangan bebas Alex Baena membentur mistar gawang, sedangkan peluang Lamine Yamal kembali mampu digagalkan Schlager.

