Tuan rumah sempat memperkecil ketertinggalan melalui Julian Quinones menjelang turun minum sehingga babak pertama ditutup dengan skor 2-1.
Drama berlanjut di babak kedua. Setelah Quansah diusir wasit, Inggris justru memperbesar keunggulan melalui penalti Harry Kane pada menit ke-60.
Meksiko kemudian kembali menipiskan skor lewat penalti Raul Jimenez setelah tinjauan VAR menyatakan Kane melakukan pelanggaran terhadap Brian Gutierrez di kotak terlarang.
Meski terus menekan hingga menit-menit akhir, Meksiko gagal mencetak gol penyeimbang. Inggris pun memastikan kemenangan 3-2 sekaligus mengamankan tiket ke perempat final untuk menghadapi Norwegia.
Selain membawa timnya melaju ke babak delapan besar, Jude Bellingham juga menorehkan catatan bersejarah.
Pada usia 23 tahun enam hari, dia menjadi pemain termuda yang mencatatkan 10 penampilan di putaran final Piala Dunia, memecahkan rekor yang sebelumnya dipegang legenda Argentina, Mario Kempes sejak edisi 1978.
Penampilan gemilang tersebut membuat Bellingham terpilih sebagai pemain terbaik atau Player of the Match dalam laga dramatis antara Meksiko dan Inggris.

