Pemain berusia 25 tahun itu juga menyebut pertandingan melawan Amerika Serikat sebagai momen paling berkesan dalam perjalanan kariernya hingga saat ini.
“Ini jelas menjadi puncak karier saya sejauh ini,” ujarnya.
Dua gol De Ketelaere lahir melalui penyelesaian sederhana di depan gawang pada awal pertandingan dan sundulan tajam setelah Amerika Serikat sempat menyamakan kedudukan. Selain produktif, ia juga aktif membuka ruang dan menjadi titik serangan Belgia sepanjang laga.
Rudi Garcia Enggan Ubah Identitas Permainan
Pelatih Belgia Rudi Garcia turut mengapresiasi penampilan anak asuhnya. Ia menilai keputusan melakukan rotasi pemain terbukti berjalan efektif, termasuk memberi kesempatan kepada De Ketelaere sebagai starter menggantikan Romelu Lukaku.
Meski selanjutnya akan menghadapi Spanyol yang berstatus juara bertahan Eropa, Garcia memastikan Belgia tidak akan mengubah filosofi bermain.
“Kami akan selalu memainkan permainan kami sendiri, bukan bertahan hanya untuk meredam lawan,” tegas Garcia.

