Meski gagal melangkah jauh, Marchena menilai hasil tersebut justru menjadi awal terbentuknya mental juara timnas Spanyol.
“Kami datang dengan kondisi yang bagus. Kekalahan itu memang menyakitkan, tetapi dari sanalah fondasi kesuksesan kami mulai dibangun,” ujarnya.
Dua tahun kemudian, Spanyol sukses menjadi juara Piala Eropa 2008 sebelum datang ke Afrika Selatan sebagai salah satu tim unggulan di Piala Dunia 2010.
Portugal Jadi Lawan Sulit
Perjalanan Spanyol di Afrika Selatan sempat terganggu setelah kalah dari Swiss pada laga pembuka. Namun, mereka berhasil bangkit hingga lolos sebagai juara grup.
Di fase gugur, Portugal yang saat itu diperkuat Cristiano Ronaldo menjadi lawan berikutnya.
Marchena mengatakan timnya sudah memperkirakan pertandingan akan berjalan ketat karena Portugal memiliki organisasi permainan yang sangat baik.
“Kami harus bermain disiplin, tidak melakukan kesalahan, dan tetap sabar menciptakan peluang karena mereka bertahan dengan sangat rapi,” katanya.
Dia juga menyebut Cristiano Ronaldo sedang berada dalam performa terbaik ketika itu.

