“Kami memulai perjalanan ini hampir empat tahun lalu dengan sebuah ide, dan kami tetap setia pada ide tersebut. Itulah yang membawa kami sampai ke titik ini,” kata De la Fuente kepada RTVE.
Pelatih berusia 65 tahun itu menyadari timnya baru saja mengalahkan salah satu kekuatan terbesar sepakbola dunia. Namun, ia meyakini kualitas kolektif Spanyol menjadi pembeda dalam pertandingan tersebut.
“Hari ini kami menghadapi salah satu tim nasional terbaik di dunia. Namun, mereka berhadapan dengan tim terbaik di dunia. Itulah perbedaannya,” ujarnya.
Menurut De la Fuente, keberhasilan Spanyol melaju ke final merupakan buah dari kerja keras seluruh pemain yang terus menunjukkan komitmen tinggi selama turnamen berlangsung.
“Mereka pantas mendapatkan semua ini. Setiap hari para pemain menunjukkan komitmen, solidaritas, pengorbanan, dan kualitas yang luar biasa. Mereka mampu membuat sesuatu yang sulit terlihat begitu mudah,” tuturnya.
Pertahanan Tangguh Jadi Kunci
Prancis sebenarnya memulai pertandingan dengan status unggulan tipis. Kylian Mbappe beberapa kali mencoba mengancam melalui serangan balik, tetapi disiplin lini belakang Spanyol membuat peluang Les Bleus sangat terbatas.

