Jadi Acuan Pengembangan Cabang Lain
Direktur Utama Bank Jakarta Agus H. Widodo mengatakan kehadiran KCP Kebayoran Park bukan sekadar menghadirkan kantor cabang dengan desain baru. Lebih dari itu, cabang ini menjadi simbol perubahan cara Bank Jakarta melayani masyarakat.
Menurut Agus, transformasi tidak cukup diwujudkan melalui pembangunan gedung atau teknologi semata. Perubahan baru akan terasa ketika masyarakat memperoleh layanan yang lebih cepat, mudah, nyaman, dan tetap mengedepankan sentuhan manusia.
“Hari ini kita tidak sekadar meresmikan sebuah gedung. Yang berubah bukan hanya wajah kantor cabang, tetapi juga cara kami melayani masyarakat. Perubahan sebuah bank tidak cukup diwujudkan melalui teknologi ataupun bangunan yang lebih modern, melainkan ketika masyarakat merasakan layanan yang lebih mudah, lebih cepat, lebih nyaman, dan lebih manusiawi,” katanya.
Dia menjelaskan, KCP Kebayoran Park merupakan prototipe pertama kantor cabang generasi baru yang nantinya menjadi acuan transformasi jaringan Bank Jakarta di berbagai daerah.
Cabang tersebut mengusung konsep Modern, Accessible, Connected dengan ruang layanan yang lebih terbuka, proses bisnis yang lebih sederhana, serta pemanfaatan teknologi digital untuk mempercepat pelayanan. Transformasi itu juga diperkuat dengan penerapan identitas baru Bank Jakarta, termasuk penggunaan seragam baru bagi petugas layanan.
Agus menegaskan, di tengah berkembangnya layanan digital, keberadaan kantor cabang tetap memiliki nilai penting karena kepercayaan nasabah dibangun melalui interaksi langsung.
“Kami tidak sedang membangun cabang yang lebih indah, tetapi cabang yang lebih relevan dengan cara hidup masyarakat Jakarta saat ini. Ke depan, model pelayanan ini akan direplikasi ke jaringan Bank Jakarta lainnya agar masyarakat memperoleh pengalaman layanan yang modern, cepat, nyaman, dan konsisten,” ujarnya.

