Dia mengungkapkan, berdasarkan laporan yang diterimanya dari Direktur Jenderal Bea dan Cukai, setiap kendaraan yang diduga mengangkut barang ilegal kini langsung dihentikan untuk menjalani pemeriksaan.
“Laporan Pak Dirjen Bea Cukai selalu lapor ke saya. Sekarang tiap truk bawa barang ilegal ditahan dulu. Di bandara juga semakin ketat,” katanya.
Selain jalur darat, pengawasan di bandara dan pintu-pintu masuk Indonesia juga diperkuat untuk menekan masuknya barang ilegal dari luar negeri.
Presiden Prabowo Disebut Apresiasi Perbaikan Bea Cukai
Purbaya juga mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto beberapa kali menyinggung adanya perubahan positif di tubuh Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. Menurutnya, apresiasi tersebut menjadi sinyal bahwa reformasi yang dilakukan mulai memberikan hasil.
Dia menilai pembenahan tata kelola, peningkatan integritas aparatur, serta pengawasan yang lebih ketat menjadi faktor utama yang mendorong peningkatan kinerja institusi tersebut.
“Pak Prabowo ada pernah di beberapa kesempatan bilang bahwa sudah ada perbaikan signifikan di Bea Cukai. Jadi kemungkinan Bea Cukai aman, gak dibubarkan,” ucapnya.

