Hatebreed Lepas Kill Count Increase, Album Fatal Paradox Resmi Diumumkan

Kolaborasi Lama yang Terus Berlanjut

Dalam proses penggarapan album, Hatebreed kembali mempercayakan Chris “Zeuss” Harris sebagai produser.

Jasta mengatakan hubungan mereka telah terjalin selama bertahun-tahun sehingga proses kreatif berlangsung lebih alami. Menurutnya, setiap anggota band dan Zeuss memiliki pemahaman yang sama dalam menghasilkan musik yang kuat sekaligus berkesan.

Jadwal Tur Padat Warnai Tahun 2026

Selain menyiapkan album baru, Hatebreed juga menjalani agenda tur yang padat sepanjang tahun ini.

Drummer Matt Byrne menyebut 2026 sebagai salah satu tahun paling sibuk bagi Hatebreed setelah sebelumnya menjalani rangkaian aktivitas yang sukses sepanjang 2025.

Menurut Byrne, band tersebut akan tampil di sejumlah festival Eropa, menjalani dua rangkaian Summer Slaughter Tour di Amerika Serikat, serta merilis Fatal Paradox pada musim gugur tahun ini.

Pada rangkaian kedua Summer Slaughter Tour 2026, Hatebreed dijadwalkan menjadi penampil utama mulai 20 Agustus di Albuquerque, New Mexico, bersama Terror, Incantation, Gates to Hell, Torture, dan Creeping Death.

Sementara rangkaian pertama tur telah dimulai pada 2 Juli di Reading, Pennsylvania, dan akan berakhir 24 Juli di Buffalo, New York, dengan dukungan dari Devourment, Incantation (lima penampilan terakhir), Snuffed on Sight, Balmora, serta Face Yourself.

Kepala Global A&R Frontiers sekaligus pimpinan BLKIIBLK, Mike Gitter menyebut bahwa Hatebreed masih menjadi salah satu nama penting dalam skena musik keras dunia. Ia optimistis kolaborasi bersama band tersebut akan membuka babak baru yang menjanjikan bagi kedua belah pihak.

BERITA TERKAIT

FOLLOW US

0FansLike
0FollowersFollow
0SubscribersSubscribe
spot_img

BERITA TERKINI