DumaiHeadlines.com – Unit symphonic metal kenamaan asal Norwegia, Sirenia resmi melepas amunisi terbaru mereka bertajuk “Callous Eyes“.
Single ini menjadi penanda kedua menuju peluncuran album penuh mereka yang sangat dinantikan, Amanita Messis.
Rilisnya “Callous Eyes” bukan sekadar rutinitas diskografi. Tahun ini, Sirenia yang dikomandoi maestro Morten Veland merayakan ulang tahun perak alias 25 tahun perjalanan mereka di industri musik cadas dunia.
Eksperimen Modern dalam Balutan Klasik
Berbeda dengan single sebelumnya, “Nightside Den“, yang kental dengan nuansa Marseille (kota asal sang vokalis Emmanuelle Zoldan), “Callous Eyes” menawarkan perpaduan yang lebih berani.
Lagu ini menonjolkan sisi catchy dan melodius dengan suntikan elemen elektronik modern, namun tetap berpijak pada fondasi metal yang kukuh.
Ini menjadi bukti bahwa Sirenia belum kehilangan taji dalam menyeimbangkan gaya klasik masa lalu dengan sentuhan futuristik.
Sekuel Estetik dari Album ‘1977’
Album Amanita Messis diposisikan sebagai kelanjutan spiritual dari album 1977 yang dirilis pada 2023. Melalui album ini, Morten Veland, yang juga merupakan pendiri band legendaris Tristania, seolah ingin menegaskan kembali definisinya tentang gothic metal.
“Amanita Messis akan menjadi perjalanan epik yang merangkum gaya musik khas Sirenia selama dua dekade terakhir,” tulis pernyataan resmi band.

