DumaiHeadlines.com – Tradisi turun-temurun masyarakat Melayu dalam menyambut malam Lailatul Qadar akan kembali menghiasi langit Kota Dumai.
Pemerintah Kota (Pemko) Dumai melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) resmi mengumumkan penyelenggaraan Festival Lampu Colok 2026.
Perhelatan budaya ini direncanakan mencapai puncaknya pada malam ke-27 Ramadan 1447 H, atau yang populer dengan sebutan malam “tujuh likur”. Selain menjaga warisan leluhur, festival tahun ini juga memperebutkan total hadiah uang pembinaan hingga puluhan juta rupiah.
Kepala Disdikbud Kota Dumai, Mukhlis Suzantri mengungkapkan bahwa festival ini bukan sekadar perlombaan estetika cahaya, melainkan instrumen untuk mempererat kerukunan antarwarga.
“Kami ingin pelestarian budaya lampu colok ini menjadi agenda tahunan yang dinamis. Ini adalah wujud komitmen pemerintah dalam menjaga warisan budaya sekaligus mempererat kekompakan dan semangat toleransi di Kota Dumai,” jelas Mukhlis, dikutip dari laman resmi Pemko Dumai, Rabu (4/2/2026).

