DumaiHeadlines.com – Sejarah mencatat Persebaya Surabaya sangat dominan atas Persita Tangerang. Namun, menjelang duel pekan ke-26 Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Sabtu (4/4/2026) malam, pelatih Bernardo Tavares justru menunjukkan gurat kecemasan.
Catatan statistik menunjukkan bahwa dalam sembilan pertemuan terakhir, tim berjuluk Bajol Ijo tersebut belum terkalahkan oleh Persita.
Enam kemenangan dan tiga hasil imbang menjadi bukti sahih dominasi klub kebanggaan warga Surabaya ini. Namun, bagi Tavares, angka-angka tersebut hanyalah cerita lama yang bisa terkoyak kapan saja.
Ancaman Nyata dari Wajah Baru Pendekar Cisadane
Ketakutan Tavares bukan tanpa alasan. Persita Tangerang saat ini datang dengan transformasi besar. Penambahan sejumlah amunisi baru di bursa transfer telah mengubah Pendekar Cisadane menjadi tim yang jauh lebih dinamis dan sulit ditebak pergerakannya.
“Persita saat ini lebih kuat dibanding sebelumnya. Mereka memiliki beberapa pemain baru yang berkualitas dan dinamika tim mereka juga sedikit berbeda,” ungkap Bernardo Tavares dikutip dari laman resmi klub pada Sabtu (4/4/2026).
Dia juga menyoroti bagaimana Persita berhasil menembus jajaran lima besar klasemen sementara. Hal ini berbanding terbalik dengan kondisi internal Persebaya yang sedang dalam fase pemulihan mental setelah dihajar kekalahan telak 5-1 dari Borneo FC pada laga sebelumnya.

