DumaiHeadlines.com – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI bergerak cepat menanggapi duka mendalam yang menyelimuti dunia kedokteran Tanah Air.
Investigasi menyeluruh kini diarahkan ke RSUD K.H Daud Arif, Kuala Tungkal, Jambi, menyusul wafatnya dr. Myta Aprilia Azmy, seorang dokter magang yang diduga mengalami kelelahan ekstrem akibat beban kerja yang tidak wajar.
Mendiang dr. Myta, alumnus Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya (Unsri), mengembuskan napas terakhir pada Jumat, 1 Mei 2026. Kepergiannya memicu gelombang protes dan tuntutan evaluasi total terhadap sistem distribusi serta pengawasan dokter internship di daerah.
Alarm Keras bagi Fasilitas Kesehatan
Kemenkes menegaskan tidak akan tinggal diam jika hasil investigasi membuktikan adanya eksploitasi atau pengabaian kondisi kesehatan peserta magang.
Ancaman sanksi administratif hingga penghentian program magang di rumah sakit tersebut kini berada di depan mata.
“Langkah tegas termasuk pembekuan sementara wahana internship maupun fasilitas kesehatan yang terlibat akan kami ambil jika terbukti ada kelalaian,” tegas Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes, Aji Muhawarman dalam pernyataan resminya, Senin (4/5/2026) WIB.

