DUMAIHEADLINES.COM – Pelatih Timnas Portugal, Roberto Martinez langsung mengalihkan fokus timnya ke laga besar melawan Spanyol setelah Selecao memastikan kemenangan dramatis 2-1 atas Kroasia pada babak gugur Piala Dunia 2026.
Martinez menilai pertemuan dua negara bertetangga di Semenanjung Iberia itu akan berlangsung sengit karena kedua tim memiliki karakter permainan yang hampir serupa, yakni sama-sama mengandalkan penguasaan bola dan permainan menyerang.
“Kami mengenal Spanyol dengan sangat baik, begitu juga mereka mengenal kami. Saya pikir ini akan menjadi pertandingan yang fantastis,” ungkap Martinez seperti dikutip dari ESPN.
“Dua tim yang ingin menguasai bola, menyerang, merebut kembali penguasaan bola secepat mungkin, dan menciptakan peluang. Saya pikir ini akan menjadi pertandingan yang luar biasa,” lanjutnya.
Portugal dijadwalkan menghadapi Spanyol pada 6 Juli 2026 WIB setelah memastikan langkah ke babak berikutnya lewat kemenangan 2-1 yang dramatis atas Kroasia di Toronto, Kanada, Jumat (3/7/2026) WIB.
Portugal Bangkit setelah Sempat Tertinggal
Laga berlangsung dengan tempo tinggi sejak menit awal. Portugal beberapa kali mengancam melalui Rafael Leao, Bruno Fernandes, Pedro Neto, hingga Cristiano Ronaldo, tetapi penampilan gemilang kiper Dominik Livakovic membuat gawang Kroasia tetap aman.
Justru Kroasia yang lebih dulu memimpin pada menit ke-53. Umpan silang Josip Stanisic dari sisi kanan berhasil diselesaikan Ivan Perisic lewat sepakan di tiang jauh yang tak mampu diantisipasi Diogo Costa.
Kroasia sebenarnya sempat kembali membobol gawang Portugal melalui Igor Matanovic. Namun, gol tersebut dianulir wasit setelah pemeriksaan menunjukkan sang penyerang lebih dulu berada dalam posisi offside.
Situasi itu menjadi momentum kebangkitan Portugal.
Rafael Leao hampir menyamakan kedudukan lewat tembakan keras yang menghantam mistar gawang. Cristiano Ronaldo juga sempat mencetak gol, tetapi kembali dianulir karena offside.

