Bukan Soal Mental, Rayan Cherki Beberkan Penyebab Prancis Takluk dari Spanyol

DUMAIHEADLINES.COM – Rayan Cherki tidak mencari-cari alasan setelah Timnas Prancis harus mengakhiri langkah mereka di Piala Dunia 2026.

Gelandang muda Les Bleus itu mengakui Spanyol memang tampil lebih baik saat menang 2-0 pada semifinal yang digelar di Dallas Stadium, Rabu (15/7/2026) dini hari WIB.

Menurut Cherki, Prancis sebenarnya sudah berusaha memberikan perlawanan. Namun, Spanyol mampu menguasai aspek penting yang akhirnya menentukan jalannya pertandingan, yakni memenangi perebutan bola kedua dan merebut kembali penguasaan bola.

“Saya rasa kami tidak kekurangan solusi ataupun keinginan untuk menang hari ini,” kata Cherki, dikutip dari FIFA.

Meski demikian, ia mengakui La Roja lebih dominan dalam duel-duel yang sering kali luput dari perhatian, tetapi sangat berpengaruh terhadap ritme permainan.

“Mereka lebih baik dalam memenangkan bola kedua dan merebut kembali penguasaan bola. Menurut saya, di situlah pertandingan ditentukan,” ujarnya.

Cherki menilai hasil laga bisa saja berbeda apabila Prancis lebih sering menguasai bola-bola liar yang muncul setelah duel antarpemain.

“Kalau kami bisa memenangkan lebih banyak bola kedua, kami mungkin akan memberikan mereka lebih banyak kesulitan,” ucap pemain berusia 19 tahun tersebut.

Spanyol Bermain Disiplin dan Efektif

Spanyol tampil solid sejak menit awal. Meski Prancis beberapa kali mengancam melalui serangan balik yang dipimpin Kylian Mbappe, lini belakang La Roja mampu menjaga organisasi permainan dengan baik.

Keunggulan Spanyol lahir pada menit ke-22. Lamine Yamal dijatuhkan Lucas Digne di dalam kotak penalti sebelum Mikel Oyarzabal sukses mengonversi hadiah penalti menjadi gol.

Pedro Porro kemudian menggandakan keunggulan pada menit ke-58 melalui penyelesaian akhir yang tenang setelah menerima umpan satu-dua dari Dani Olmo. Penampilan impresifnya sepanjang pertandingan membuat Porro dinobatkan sebagai Player of the Match.

Prancis mencoba mengubah keadaan dengan memasukkan Desire Doue dan Rayan Cherki pada babak kedua. Namun, rapatnya pertahanan Spanyol membuat Les Bleus kesulitan menciptakan peluang bersih.

Unai Simon tampil sigap mengawal gawang, sementara Marc Cucurella beberapa kali melakukan intersep dan tekel penting untuk menghentikan ancaman Mbappe.

Kemenangan tersebut mengantarkan Spanyol ke final Piala Dunia 2026. La Roja akan menghadapi pemenang semifinal lainnya antara Inggris dan Argentina di New York New Jersey Stadium pada Minggu WIB.

Selain memastikan tiket final, Spanyol juga melanjutkan catatan impresif di turnamen ini. Tim asuhan Luis de la Fuente sudah mencatat enam clean sheet dari tujuh pertandingan dan baru kebobolan dua gol.

Di sisi lain, gol penalti ke gawang Prancis menjadi gol ke-30 Mikel Oyarzabal bersama tim nasional Spanyol. Torehan itu membuat namanya sejajar dengan sederet legenda La Roja yang telah mencapai angka tersebut.

BERITA TERKAIT

FOLLOW US

0FansLike
0FollowersFollow
0SubscribersSubscribe
spot_img

BERITA TERKINI