DUMAIHEADLINES.COM – Meskipun perjalanan Prancis di Piala Dunia 2026 harus terhenti di babak semifinal setelah kalah 2-0 dari Spanyol, laga di Stadion Dallas, Rabu (15/7/2026) dini hari WIB itu tetap menjadi momen yang sangat bersejarah bagi Les Bleus.
Spanyol memang tampil lebih dominan, tetapi kekalahan ini tidak menghalangi sang kapten, Kylian Mbappe, dan sang pelatih, Didier Deschamps, untuk memecahkan rekor dunia baru tepat saat peluit pertama dibunyikan.
Mbappe Lewati Catatan Hugo Lloris
Turun sejak menit pertama di Stadion Dallas, Kylian Mbappe resmi mencatatkan penampilan ke-21 sepanjang kariernya di putaran final Piala Dunia.
Angka ini menjadikannya sebagai pemain Prancis dengan jumlah pertandingan terbanyak di turnamen akbar empat tahunan tersebut.
Dia berhasil menggeser mantan kiper andalan Les Bleus, Hugo Lloris, yang mengoleksi 20 penampilan sejak 2010 hingga 2022.
Hebatnya lagi, dengan usia yang baru menginjak 27 tahun, Mbappe masih punya peluang sangat besar untuk terus menambah rekor ini.
Dia tetap optimistis bakal memimpin lini depan Prancis pada Piala Dunia 2030 mendatang untuk merebut kembali gelar juara dunia.
Sebagai gambaran dominasi Mbappe, di bawah dia ada nama-nama beken seperti Antoine Griezmann dengan 19 laga, disusul Olivier Giroud dan Raphael Varane yang sama-sama mengemas 18 laga.
Ada juga legenda seperti Fabien Barthez dan Thierry Henry dengan 17 laga, Lilian Thuram 16 laga, Maxime Bossis 15 laga, serta Michel Platini dengan 14 laga.
Didier Deschamps Samai Pelatih Legendaris Jerman
Bukan hanya Mbappe yang mencuri perhatian di balik kekalahan Prancis. Pelatih kepala mereka, Didier Deschamps juga memantapkan posisinya di buku sejarah sepakbola dunia.
Mendampingi skuatnya dari pinggir lapangan untuk yang ke-25 kalinya di Piala Dunia, Deschamps kini menyamai rekor pelatih legendaris Jerman, Helmut Schon sebagai manajer dengan jumlah laga terbanyak di turnamen ini.
Posisi Deschamps dan Schon ini berada di atas nama-nama arsitek legendaris sepakbola lainnya. Sebut saja Carlos Alberto Parreira (23 laga), Luiz Felipe Scolari (21 laga), serta tiga pelatih dengan 20 laga yaitu Bora Milutinovic, Oscar Tabarez, dan Mario Zagallo.
Deschamps punya ikatan emosional yang sangat kukuh bersama Prancis. Dia sukses merasakan gelar juara dunia saat menjadi pemain pada 1998 dan sebagai pelatih pada 2018.
Pengabdian panjangnya selama 14 tahun bersama skuat Prancis dipastikan akan berakhir dalam beberapa hari ke depan setelah turnamen ini selesai.
Prancis sendiri masih harus melakoni satu pertandingan sisa, yaitu laga perebutan tempat ketiga demi medali perunggu yang dijadwalkan berlangsung pada hari Sabtu di Stadion Miami.
Laga tersebut akan menjadi penampilan ke-26 bagi Deschamps, yang otomatis membuatnya berdiri sendiri di puncak sebagai pelatih dengan jumlah laga terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia.
Bagi Mbappe, laga pamungkas itu juga menjadi kesempatan terdekat untuk langsung menajamkan rekor penampilannya.

