Namun, di saat yang sama, dia menegaskan rasa bangganya terhadap “bangunan” atau fondasi yang dia tinggalkan selama masa jabatannya.
Pernyataan ini bisa diartikan sebagai klaim bahwa terlepas dari hasil akhir yang pahit, Kluivert percaya dia telah menanamkan sistem, etos kerja, atau pengembangan pemain yang akan bermanfaat bagi Timnas Indonesia di masa depan.
Ucapan Terima Kasih yang Tertuju Khusus
Menariknya, Kluivert secara eksplisit menyebutkan beberapa pihak yang dia anggap tak terlupakan dalam perjalanannya, di antaranya suporter, pemain, staf, dan Erick Thohir –penyebutan langsung nama Ketua Umum PSSI ini menunjukkan hubungan profesional yang baik, meskipun berujung pada perpisahan.
Sebelum menutup postingannya, Kluivert menuliskan kata “Terima kasih” dalam Bahasa Indonesia. Itu menutup pesan emosional dari pelatih yang dikenal ramah di luar lapangan tersebut.
Dari ‘Gebrak’ PSSI hingga ‘Mutual Termination’
PSSI sebelumnya mengumumkan bahwa pemutusan kerja sama dilakukan melalui mekanisme mutual termination (kesepakatan bersama), yang juga berlaku untuk seluruh staf kepelatihan asing yang dibawa Kluivert.

