Real Madrid dan Xabi Alonso Sepakat Berpisah, Apa Dampaknya ke Musim Ini?

DumaiHeadlines.com – Jagat sepakbola dikejutkan dengan keputusan radikal manajemen Real Madrid.

Hanya dalam hitungan jam setelah mendarat dari kegagalan di final Piala Super Spanyol, raksasa La Liga tersebut resmi mendepak Xabi Alonso dari kursi pelatih kepala, Selasa (13/1/2026) dini hari WIB.

Keputusan ini tergolong sangat cepat mengingat Alonso baru bergabung pada musim panas lalu setelah meninggalkan Bayer Leverkusen.

Namun, kekalahan dari Barcelona di final Piala Super Spanyol tampaknya menjadi puncak kesabaran Florentino Perez.

Perpisahan “Damai” di Bernabeu

Dalam rilis resminya, pihak klub menyebutkan bahwa pemutusan hubungan kerja ini merupakan hasil kesepakatan bersama (mutual agreement).

Meski masa jabatannya singkat, Madrid tetap memberikan penghormatan tinggi kepada pria berusia 44 tahun itu.

“Xabi Alonso akan selalu memiliki kasih sayang dan kekaguman dari seluruh fans karena ia adalah legenda Real Madrid. Klub ini akan selalu menjadi rumahnya,” tulis pernyataan resmi klub dikutip pada Selasa (13/1/2026).

Statistik yang Menentukan Nasib

Selama 232 hari menukangi Los Blancos, Alonso sebenarnya memiliki catatan yang tidak terlalu buruk dengan persentase kemenangan mencapai 70,6%. Dari 34 laga, dia mempersembahkan 24 kemenangan.

Akan tetapi, yang menjadi sorotan tajam adalah performa Madrid saat bertemu tim-tim besar. Alonso tercatat pernah mengalami kekalahan memilukan 0-4 dari PSG dan 2-5 dari rival sekota, Atletico Madrid.

Di klasemen La Liga, Madrid juga masih tertinggal 4 poin dari Barcelona, sementara di Liga Champions mereka masih tertahan di peringkat ketujuh.

BERITA TERKAIT

FOLLOW US

0FansLike
0FollowersFollow
0SubscribersSubscribe
spot_img

BERITA TERKINI