DumaiHeadlines.com – Ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) kembali menghantui Kota Dumai. Berdasarkan data terbaru, seluas 10,5 hektare lahan di wilayah ini dilaporkan telah hangus terbakar hanya dalam kurun waktu satu pekan terakhir.
Merespons kondisi darurat tersebut, Wali Kota Dumai, H. Paisal, langsung mengambil langkah cepat dengan mengumpulkan seluruh jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat, Lurah, hingga perangkat RT dalam Rapat Koordinasi di Ruang Rapat Wan Dahlan Ibrahim, Kota Dumai, Selasa (3/2/2026).
Paisal menegaskan bahwa penanganan Karhutla bukan hanya tugas BPBD atau TNI-Polri semata, melainkan tanggung jawab kolektif seluruh elemen pemerintah hingga tingkat bawah.
Update Terkini: Titik Api Masih Dipadamkan
Kepala Pelaksana BPBD Kota Dumai, Wahyu Wicaksono mengungkapkan bahwa lonjakan luas lahan terbakar ini terjadi sejak periode 27 Januari hingga 2 Februari 2026.
“Total ada 10,5 hektare. Dari luasan tersebut, 5,5 hektare sudah berhasil dipadamkan sepenuhnya. Sementara itu, 3 hektare masuk tahap pendinginan, dan 2 hektare sisanya masih dalam proses pemadaman intensif,” jelas Wahyu menukil dari akun media sosial Kominfo Dumai, Selasa (3/2/2026).
BPBD Dumai saat ini terus bersinergi dengan Manggala Agni, BKSDA, Masyarakat Peduli Api (MPA), serta personel TNI dan Polri untuk memastikan api tidak meluas ke area pemukiman atau lahan gambut lainnya.

