DumaiHeadlines.com – Status Rafael Leao sebagai pemain paling berbakat di Liga Italia saat ini kembali memicu perdebatan panas.
Kendati diakui sebagai “The Best Player” di Serie A, muncul sebuah fakta unik bahwa AC Milan justru sering tampil lebih solid saat bintang asal Portugal tersebut absen.
Perdebatan ini mencuat setelah dua pengamat sepak bola ternama, Alessandro Florenzi dan Paolo Di Canio, memberikan pandangan kontras mengenai peran Leao di skuat asuhan Massimiliano Allegri.
Leao Tetap yang Terbaik
Mantan bek Milan, Alessandro Florenzi, memberikan pembelaan bagi rekan setimnya saat menjuarai Scudetto 2021-2022 tersebut. Baginya, kualitas individu Leao tetap tidak tertandingi di Italia.
“Bagi saya, dia tetap pemain terbaik di Serie A,” tegas Florenzi melansir Sky Sport Italia.
Menurut Florenzi, masalahnya bukan pada kemampuan Leao, melainkan bagaimana tim memposisikannya. Musim ini, Leao sering dipasang sebagai penyerang tengah dalam formasi 3-5-2, berbeda dengan posisi aslinya sebagai penyerang sayap kiri.
“Pemain kuat harus ditempatkan dengan baik di lapangan agar bisa mengekspresikan permainannya. Saya tidak tahu apakah Milan saat ini memberikan dukungan sebesar yang diberikan Leao kepada klub,” tambahnya.

