Rangnick Butuh Kepastian untuk Masa Depan
Menurut Rangnick, faktor kepastian menjadi alasan utama dirinya memilih bertahan bersama Austria. Dia tidak ingin mengambil keputusan besar tanpa adanya arah yang jelas.
Pelatih yang pernah menjadi manajer interim Manchester United itu menyebut situasi bersama OFB lebih memberikan rasa percaya diri karena adanya kesamaan visi dan dukungan terhadap proyek tim nasional.
“Kami memiliki pembicaraan yang sangat baik dan penuh kepercayaan dengan OFB,” ujar Rangnick.
Selain itu, Rangnick juga memastikan bahwa keberadaan staf kepelatihannya menjadi pertimbangan penting sebelum menentukan masa depannya.
“Yang penting bagi saya adalah staf saya tetap bersama saya. Saya baru mengetahui belakangan ini bahwa semuanya sudah selesai dengan staf saya, itulah mengapa keputusan ini baru dibuat sekarang,” ungkapnya.
Milan Masih Berbenah usai Perombakan Besar
Di sisi lain, AC Milan masih harus melanjutkan pencarian sosok baru untuk mengisi sejumlah posisi strategis klub.
Milan melakukan perubahan besar setelah musim 2025-2026 berakhir dengan melepas Massimiliano Allegri, Giorgio Furlani, Geoffrey Moncada, serta Igli Tare.
Kini, klub yang bermarkas di San Siro tersebut masih mencari figur baru untuk posisi CEO, direktur teknik, direktur olahraga, dan pelatih kepala.
Untuk posisi pelatih, Ruben Amorim menjadi salah satu kandidat yang mencuat. Mantan pelatih Manchester United itu dikabarkan menjadi pilihan utama dan disebut telah mendapatkan tawaran kontrak selama dua tahun.
Sementara itu, Rangnick akan fokus melanjutkan pekerjaannya bersama Austria dengan target membawa tim tersebut meraih hasil lebih baik di kompetisi internasional mendatang.

