Behemoth Lepas Video Musik I, Scvlptor, Sajikan Wajah Baru Metal Polandia

DUMAIHEADLINES.COM – Veteran extreme metal asal Polandia, Behemoth baru saja menggebrak skena musik keras global. Mereka resmi merilis single sekaligus title track bertajuk “I, Scvlptor”.

Peluncuran ini menjadi sinyal kuat bagi para penggemar bahwa band ini sedang membuka babak baru dalam perjalanan karier mereka yang panjang.

Dalam video musik yang baru dirilis, Behemoth kembali menggandeng kolektif produksi ternama asal Polandia, Grupa 13.

Sedangkan urusan visual sampul dan desain, mereka tetap memercayakan sentuhan Bartek Rogalewicz, kolaborator setia yang sudah lama mendampingi perjalanan kreatif mereka.

Vokalis sekaligus pentolan Behemoth, Adam “Nergal” Darski, menjelaskan bahwa lagu ini punya kedekatan emosional dengan karya-karya monumental mereka sebelumnya seperti “O Father O Satan O Sun!” atau “Lucifer”. Namun, ada perbedaan mendasar yang membuat “I, Scvlptor” terasa lebih segar.

“Lagu ini membawa beban epik yang khas, tapi kemudian mengambil arah yang tak terduga. Secara lirik, ini adalah metafora tentang proses tiada henti dalam membentuk diri sendiri; sebuah perjuangan melawan batasan pribadi,” ujar Nergal dalam keterangannya.

Menurutnya, ini adalah paradoks hidup di mana manusia ditakdirkan untuk mati, namun tetap harus terus memahat jati diri selama masih bernapas.

Rilisan “I, Scvlptor” sendiri dijadwalkan meluncur pada 4 September 2026. Meski bukan album studio penuh, karya ini bakal berisi delapan lagu eksklusif yang belum pernah didengar sebelumnya. Isinya cukup beragam, mencakup tujuh rekaman studio baru dan satu lagu live.

Behemoth juga memberikan penghormatan bagi akar musik mereka. Ada dua lagu lama yang mereka rekam ulang, yakni “Rise Of The Blackstorm Of Evil” dan “In Thy Pandemaeternum”, yang kini dibalut dengan produksi suara modern.

Tak ketinggalan, mereka juga berkolaborasi dengan musisi legendaris lainnya dalam lagu penghormatan, seperti “In League With Satan” milik Venom yang menampilkan Shagrath dari Dimmu Borgir, serta lagu Bathory “The Return Of Darkness And Evil” yang menampilkan Sakis Tolis dari Rotting Christ.

“Kami sangat antusias dengan perilisan ini. Meski ini lebih mirip kompilasi, namun fakta bahwa ada lagu-lagu yang belum pernah dirilis sebelumnya membuatnya menjadi rekaman yang sangat penting bagi kami,” ujar Nergal.

Dia menyebut rilisan ini sebagai jembatan bagi Behemoth antara posisi mereka saat ini dan masa depan yang masih misterius.

Karya ini nantinya akan tersedia dalam format CD, LP, MC, hingga box set edisi terbatas melalui Massacre di seluruh dunia, serta versi digital melalui Nuclear Blast.

Transformasi Behemoth dari skena bawah tanah Polandia hingga menembus tangga lagu internasional tetap menjadi salah satu kisah paling inspiratif di dunia extreme metal.

Mereka terbukti mampu berkembang pesat secara komersial tanpa harus mengorbankan visi artistik mereka yang kukuh dan tanpa kompromi.

BERITA TERKAIT

FOLLOW US

0FansLike
0FollowersFollow
0SubscribersSubscribe
spot_img

BERITA TERKINI