DUMAIHEADLINES.COM – Cape Verde kembali mencuri perhatian di Piala Dunia FIFA 2026. Tim yang berasal dari negara kepulauan kecil di Afrika itu memastikan langkah ke babak 32 besar setelah bermain imbang tanpa gol melawan Arab Saudi pada laga terakhir Grup H di Houston, Sabtu (27/6/2026) WIB.
Hasil 0-0 tersebut menjadi penutup perjalanan unik Cape Verde di fase grup. Mereka memang tidak sekali pun meraih kemenangan, tetapi juga tak pernah menelan kekalahan. Tiga hasil seri cukup membawa Blue Sharks finis di posisi kedua klasemen, tepat di bawah Spanyol.
Keberhasilan itu sekaligus mengukir catatan langka. Cape Verde menjadi tim pertama sejak Chile pada Piala Dunia 1998 yang mampu lolos dari fase grup setelah mengakhiri seluruh pertandingan dengan hasil imbang.
Tiket Lolos Ditentukan Permainan Disiplin
Sejak peluit awal dibunyikan, Cape Verde tampil sabar dan disiplin menghadapi Arab Saudi. Meski pertandingan berlangsung minim peluang, mereka beberapa kali menciptakan ancaman yang nyaris berbuah gol.
Jamiro Monteiro menjadi pemain pertama yang menguji ketangguhan penjaga gawang Arab Saudi, Mohammed Al-Owais. Aksinya menusuk dari sisi lapangan diakhiri dengan tembakan rendah yang masih mampu ditepis sang kiper.
Setelah jeda, Cape Verde kembali meningkatkan intensitas serangan. Monteiro memperoleh peluang emas dari umpan tarik Wagner Pina, tetapi sepakannya belum cukup menyulitkan Al-Owais.
Kevin Pina kemudian mencoba peruntungannya lewat tendangan melengkung dari luar kotak penalti yang hanya melintas tipis di sisi gawang.
Peluang terbaik Cape Verde datang saat Nuno da Costa memimpin serangan balik sebelum mengirim umpan kepada Laros Duarte. Namun, Al-Owais kembali tampil gemilang dengan menggagalkan peluang tersebut.
Menjelang pertandingan berakhir, Da Costa kembali memiliki kesempatan emas setelah menerima umpan Garry Rodrigues. Sayangnya, penyelesaian akhirnya masih melebar sehingga skor tetap bertahan 0-0.

