Bank Jakarta dan BEI Sepakat, Transformasi dan Kualitas Jadi Kunci Hadapi Gejolak Ekonomi

Transformasi digital pun terus dipacu melalui modernisasi infrastruktur teknologi, pengembangan aplikasi, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia agar mampu menjawab kebutuhan nasabah yang semakin dinamis.

Ancaman Siber Jadi Risiko Baru Perbankan

Selain fokus pada pertumbuhan bisnis, Bank Jakarta juga memberi perhatian besar terhadap penguatan manajemen risiko. Agus menilai tantangan yang dihadapi industri perbankan kini semakin kompleks dan tidak lagi terbatas pada risiko pembiayaan.

Menurutnya, ancaman keamanan siber menjadi salah satu risiko yang harus diantisipasi secara serius seiring semakin masifnya digitalisasi layanan keuangan.

“Risiko ke depan itu akan semakin multidimensi,” ujarnya.

Karena itu, Bank Jakarta memilih mengedepankan kualitas dibanding sekadar mengejar pertumbuhan bisnis yang agresif.

“Kita enggak kejar-kejaran nyari pertumbuhan besar, tetapi yang kita kejar adalah pertumbuhan yang sehat dan berkualitas,” kata Agus.

BEI Ingin Investor Tak Sekadar Banyak, Tapi Juga Berkualitas

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Pengembangan Bursa Efek Indonesia Jeffry Hendrik menegaskan bahwa masa depan pasar modal Indonesia tidak hanya ditentukan oleh bertambahnya jumlah investor, tetapi juga kualitas para pelaku investasinya.

BERITA TERKAIT

FOLLOW US

0FansLike
0FollowersFollow
0SubscribersSubscribe
spot_img

BERITA TERKINI