Tuchel Ungkap Alasan Cadangkan Bukayo Saka, Dibayar Lunas dengan Hat-trick ke Gawang Prancis

DUMAIHEADLINES.COM – Keputusan Thomas Tuchel mencadangkan Bukayo Saka pada semifinal Piala Dunia 2026 sempat memancing tanda tanya.

Namun, pelatih Timnas Inggris itu kini mendapat jawaban terbaik dari anak asuhnya setelah Saka mencetak hat-trick saat The Three Lions menundukkan Prancis 6-4 pada laga perebutan peringkat ketiga, Minggu (19/7/2026) WIB.

Kemenangan di Miami tersebut memastikan Inggris menutup Piala Dunia 2026 di posisi ketiga, sekaligus menjadi pencapaian terbaik mereka sejak menjuarai turnamen pada 1966.

Usai pertandingan, Tuchel akhirnya menjelaskan alasan di balik keputusannya tidak memainkan Saka saat Inggris kalah 1-2 dari Argentina pada semifinal.

Pelatih asal Jerman itu mengatakan keputusannya murni berdasarkan intuisi dan kebutuhan pertandingan, bukan karena meragukan kualitas winger Arsenal tersebut.

“Dia melakukan semuanya dengan benar. Saya hanya memiliki firasat di semifinal bahwa Morgan Rogers akan terlibat dalam sesuatu yang spesial. Itulah alasan keputusan itu diambil,” kata Tuchel kepada BBC Sport.

Menurutnya, jalannya pertandingan melawan Argentina memaksanya melakukan pergantian pemain karena banyak pemain mengalami kram sehingga Saka tidak mendapat kesempatan tampil.

Tuchel Tak Pernah Ragukan Bukayo Saka

Meski sempat menjadi sorotan akibat keputusannya, Tuchel menegaskan Saka selalu menjadi bagian penting dalam skuad Inggris.

Bahkan, di tengah pertandingan yang berlangsung sangat terbuka melawan Prancis, Tuchel mengaku tidak menyadari bahwa pemain berusia 24 tahun itu telah mencetak tiga gol.

“Bukayo menunjukkan bahwa dia adalah pemain kunci. Itu tidak pernah menjadi keraguan. Saya bahkan tidak sadar dia sudah membuat hat-trick karena pertandingan berlangsung sangat kacau,” ujarnya.

Saka menjadi bintang kemenangan Inggris setelah mencetak tiga gol, termasuk satu gol melalui titik penalti pada menit ke-87.

Selain Saka, tiga gol Inggris lainnya lahir melalui Declan Rice, Ezri Konsa, dan Jude Bellingham yang menutup pesta gol pada masa injury time.

BERITA TERKAIT

FOLLOW US

0FansLike
0FollowersFollow
0SubscribersSubscribe
spot_img

BERITA TERKINI