DumaiHeadlines.com – Pertimbangan dan loyalitas ibu-ibu Indonesia terhadap brand ternyata dapat berubah seiring perjalanannya dari pengalaman pertama menjadi orang tua hingga menjadi pengambil keputusan rumah tangga yang lebih berpengalaman. Hal ini pun terungkap dalam data terbaru YouGov.
Bersamaan dengan Hari Anak Nasional 2025, YouGov merilis data terbaru mengenai perilaku konsumen di kalangan ibu dengan anak di bawah usia 18 tahun di Indonesia—mengungkap perbedaan signifikan dalam preferensi brand antara ibu baru (ibu yang memiliki anak pertama berusia 0–5 tahun) dan ibu berpengalaman (ibu lebih dari satu anak, di mana salah satu anaknya masih berusia 0–5 tahun).
Data menunjukkan bahwa ibu baru sangat cenderung memilih produk susu, dengan Ultra Milk, Bear Brand, dan Cimory mendominasi brand yang paling banyak dipertimbangkan. Namun, seiring bertambahnya pengalaman, pilihan brand semakin beragam mencakup makanan ringan, produk kemasan, dan perawatan pribadi.
“Ibu adalah salah satu kelompok konsumen paling berpengaruh di Indonesia, terutama dalam kategori makanan, minuman, dan produk perawatan,” kata General Manager YouGov Indonesia & India, Edward Hutasoit dalam keterangan resminya, Rabu (23/7/2025).
“Data kami menunjukkan bagaimana hubungan konsumen dengan brand berkembang seiring kepercayaan diri dan kebutuhan rumah tangga yang makin kompleks. Bagi brand, ini adalah peluang bukan hanya untuk menarik pembeli pertama, tapi juga membangun relevansi jangka panjang,” jelasnya.
Ibu Baru Sangat Terfokus pada Produk Susu, dan Ibu Berpengalaman Tunjukkan Preferensi yang Lebih Beragam
Di kalangan ibu baru, seluruh lima brand teratas yang paling banyak dipertimbangkan adalah produk susu. Sedangkan bagi yang sudah memiliki anak sebelumnya, kategori camilan dan makanan ringan lebih beragam, seiring pertumbuhan anak dan kompleksitas rutinitas rumah tangga.
Persepsi Brand Menguat di Kalangan Ibu Baru
Indeks persepsi brand YouGov (pertimbangan di antara responden yang mengenal brand) menunjukkan peningkatan yang lebih tinggi di kalangan ibu baru dibandingkan periode sebelumnya.

