Bassis Cannibal Corpse Sebut Band Inilah ‘Ayah Kandung’ Death Metal yang Sebenarnya

DumaiHeadlines.com – Meski sering dianggap sebagai genre yang berdiri sendiri, aliran death metal ternyata memiliki utang budi yang sangat besar kepada raksasa thrash metal, Slayer.

Hal tersebut diungkapkan langsung oleh pencabik bas sekaligus pendiri Cannibal Corpse, Alex Webster.

Dalam wawancara terbaru di podcast “100 Songs That Define Heavy Metal” bersama CEO Metal Blade Records, Brian Slagel, Webster membedah bagaimana evolusi musik ekstrem terjadi hingga melahirkan gaya vokal growl yang menjadi ciri khas genre ini.

Slayer dan ‘Pohon Silsilah’ Musik Ekstrem

Menurut Webster, meskipun banyak band thrash metal era 1980-an seperti Metallica atau Megadeth yang sangat berpengaruh, Slayer-lah yang memberikan fondasi paling kuat bagi kelahiran death metal.

“Apabila Anda melihat pohon silsilah, sebagian besar cabang death metal berasal dari Slayer,” ungkap Webster sebagaimana dikutip dari Blabbermouth.

Dia menekankan bahwa pendekatan lirik dan intensitas musik Slayer adalah yang paling mendekati cetak biru musik death metal.

Selain Slayer, dia juga menyebut nama-nama seperti Kreator, Dark Angel, dan Venom sebagai elemen penting dalam evolusi musiknya.

BERITA TERKAIT

FOLLOW US

0FansLike
0FollowersFollow
0SubscribersSubscribe
spot_img

BERITA TERKINI