Kritik Keras Fabio Capello: Manajemen AC Milan Kacau, Penunjukan Ruben Amorim Jadi Lompatan Ganda ke dalam Ketidakpastian

DUMAIHEADLINES.COM – Legenda sepak bola Italia, Fabio Capello, melontarkan kritik menohok terkait keputusan AC Milan yang menunjuk Ruben Amorim sebagai juru taktik baru mereka.

Capello menilai, manuver raksasa Serie A tersebut tidak didasari oleh perencanaan yang matang, melainkan sebuah spekulasi yang lahir dari kebingungan internal klub.

Dalam wawancara dengan La Gazzetta dello Sport yang dikutip SempreMilan pada Selasa (16/6/2026) WIB, mantan pelatih yang mempersembahkan banyak gelar bagi Rossoneri ini tidak ragu menyebut kerja sama tersebut sebagai sebuah “lompatan ganda ke dalam ketidakpastian”.

Istilah ini dia sematkan karena kedua belah pihak sama-sama membawa teka-teki besar menjelang musim baru bergulir.

Krisis Identitas dan Kebingungan Struktural Manajemen Milan

Pangkal kekecewaan Capello sebenarnya bukan hanya tertuju pada sosok Amorim, melainkan pada ketidakjelasan struktur kepemimpinan di San Siro saat ini. Dia mencium adanya kerancuan dalam proses pengambilan keputusan klub yang memicu banyaknya spekulasi nama pelatih hingga jajaran direktur baru.

“Saya mendengar begitu banyak pertemuan, nama-nama yang beredar, dan ide-ide yang sangat membingungkan. Pertanyaannya, siapa yang sebenarnya memegang kendali di sana? Siapa yang mengambil keputusan akhir? Siapa yang menentukan strategi transfer? Ada terlalu banyak tanda tanya. Tim ini seolah berjalan tanpa arah dan tanpa perencanaan yang matang,” cetus Capello.

Kritik tersebut juga menyoroti rumor bergabungnya dua sosok asal Jerman, Markus Krösche dan Nils Hardung, untuk mengisi pos direktur olahraga dan direktur teknis.

Capello secara blak-blakan meragukan efektivitas penunjukan tersebut karena mereka harus beradaptasi dengan kultur sepakbola Italia yang sangat berbeda.

Akibat kacaunya struktur ini, Capello mengaku tidak terlalu optimistis melihat peta persaingan Milan dengan rival abadi mereka, Inter Milan dan Juventus, yang dinilainya jauh lebih stabil dan rapi secara organisasi.

BERITA TERKAIT

FOLLOW US

0FansLike
0FollowersFollow
0SubscribersSubscribe
spot_img

BERITA TERKINI