DUMAIHEADLINES.COM – Timnas Jerman harus mengakhiri kiprahnya di Piala Dunia 2026 lebih cepat setelah kalah dramatis dari Paraguay melalui adu penalti pada babak 16 besar pada Selasa (30/6/2026) WIB.
Setelah bermain imbang 1-1 selama 120 menit, Paraguay memastikan tiket ke perempat final usai menang 4-3 dalam adu penalti.
Kekalahan tersebut menjadi pukulan bagi Jerman yang sepanjang pertandingan lebih banyak menguasai bola. Namun, dominasi itu gagal dikonversi menjadi kemenangan.
Pelatih Jerman, Julian Nagelsmann mengakui timnya tampil kurang efektif dalam membangun serangan.
Menurutnya, tempo permainan yang terlalu lambat membuat Paraguay leluasa mempertahankan keunggulan hingga laga harus ditentukan lewat adu penalti.
“Ada rasa kecewa yang sangat besar di ruang ganti. Begitulah sepak bola, terkadang ada tim yang bisa menang dengan cara-cara sederhana. Kami terlalu lama membuat lawan mengejar permainan,” kata Nagelsmann, seperti menukil laman FIFA.
“Kami seharusnya lebih sering mengirim bola ke dalam kotak penalti. Kami harus menyelesaikan pertandingan sebelum masuk adu penalti. Permainan build-up kami terlalu lambat,” tambahnya.
Paraguay Tampil Efektif Meski Tertekan
Sejak menit awal, Jerman mengendalikan jalannya pertandingan melalui penguasaan bola. Leroy Sane, Florian Wirtz, dan Kai Havertz silih berganti mencoba membongkar pertahanan Paraguay.
Namun, lini belakang Paraguay tampil disiplin sepanjang pertandingan. Dipimpin penjaga gawang Orlando Gill, mereka mampu mematahkan berbagai peluang yang diciptakan Jerman.
Meski lebih banyak bertahan, Paraguay justru membuka keunggulan pada menit ke-42. Berawal dari sepak pojok yang sempat ditepis Manuel Neuer, bola kembali dikuasai Paraguay sebelum Matias Galarza mengirim umpan silang yang disundul Julio Enciso menjadi gol.
Gol tersebut tercatat sebagai gol pertama Paraguay di fase gugur Piala Dunia.

