DUMAIHEADLINES.COM – Paraguay menciptakan salah satu kejutan terbesar di Piala Dunia FIFA 2026 setelah menyingkirkan Jerman melalui adu penalti di Foxborough, Selasa (30/6/2026) WIB.
Laga yang berlangsung sengit selama 120 menit itu berakhir imbang 1-1, sebelum La Albirroja memastikan kemenangan dengan skor 4-3 dalam babak tos-tosan.
Di balik keberhasilan Paraguay, sorotan juga tertuju kepada penyerang Jerman, Kai Havertz. Pemain yang mencetak gol penyama kedudukan itu tak menutupi rasa kecewanya setelah Der Panzer kembali gagal berbicara banyak di panggung Piala Dunia.
Gol Julio Enciso pada menit ke-42 sempat membawa Paraguay memimpin lebih dulu. Jerman kemudian bangkit melalui sundulan Havertz pada menit ke-54, namun tak satu pun tim mampu mencetak gol tambahan hingga waktu normal dan perpanjangan waktu berakhir.
Kai Havertz Minta Maaf atas Hasil Jerman
Usai pertandingan, Havertz mengaku sulit menerima kenyataan bahwa Piala Dunia keduanya kembali berakhir dengan kegagalan. Menurutnya, para pemain harus berani melakukan evaluasi terhadap penampilan mereka sendiri.
“Saya sedikit kehilangan kata-kata. Ini Piala Dunia kedua saya dan keduanya berakhir tanpa hasil. Yang bisa saya lakukan hanyalah meminta maaf. Saya rasa kami tidak bermain buruk dalam beberapa turnamen terakhir, tetapi selalu ada sesuatu yang kurang,” tutur Havertz dikutip dari laman FIFA.
“Dan hari ini juga sama. Kami harus benar-benar mengevaluasi diri, terutama para pemain. Saya tidak ingin menyalahkan pelatih,” imbuhnya.
Pernyataan tersebut mencerminkan rasa frustrasi pemain berusia 27 tahun itu setelah Jerman kembali gagal memenuhi harapan sebagai salah satu tim unggulan.
Paraguay Tampil Efisien Meski Tertekan
Secara statistik, Jerman lebih dominan dalam penguasaan bola dan terus berupaya membongkar pertahanan Paraguay. Namun, tim asuhan Gustavo Alfaro memperlihatkan organisasi permainan yang solid sehingga serangan-serangan yang dibangun Leroy Sane, Florian Wirtz, maupun Kai Havertz kerap mentok di lini belakang.
Paraguay justru mampu memanfaatkan salah satu peluang terbaiknya menjelang turun minum. Setelah sepak pojok gagal dimanfaatkan pada kesempatan pertama, bola kembali dikuasai Paraguay. Matias Galarza kemudian mengirim umpan silang yang disambut sundulan Julio Enciso tanpa mampu dihentikan Manuel Neuer.
Tertinggal satu gol membuat Jerman meningkatkan tekanan sejak awal babak kedua. Upaya itu membuahkan hasil ketika Florian Wirtz melepaskan umpan silang yang diselesaikan Havertz lewat sundulan untuk mengubah skor menjadi 1-1.

